liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Shahnaz Haque Kenang Momen saat Dilamar Gilang Ramadhan: Cinta Memang Harus Diupayakan

JAKART, selebritis.id – Shahnaz Haque mengenang momen dirinya melamar Gilang Ramadhan 22 tahun silam. Ia juga mengatakan, saat itu Gilang tampil sebagai sosok yang tenar, namun belum dekat secara emosional.

Saat itu, Shahnaz hanya melihat logika dan mengandalkan doa untuk mengenal Gilang lebih dekat.

“20 Januari 2001 – 20 Januari 2023. Ayah, 22 tahun yang lalu, ayah dan keluarga besar datang ke rumah kami untuk melamar. Tanpa tanda tangan dari awal, seseorang yang dikenal banyak orang tetapi tidak mengenalmu. Tidak ada drama cinta, apalagi jadi hamba-Nya. Hanya pakai doa yang terpaksa dan logis,” tulis Shahnaz dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu (21/1/2023).

“‘Jatuh’ cinta hanya butuh waktu 5 menit. Cukup. Tapi untuk “membangunkan” cinta butuh waktu seumur hidup. Masih belum cukup. Cinta harus diusahakan. Berpuluh-puluh tahun aku belajar untuk lebih mencintai, bukan untuk tahu lebih banyak. Sukses ? Paling sering, gagal. Karena kalau hanya saling kenal, akan ada kebencian terhadap keburukan masing-masing. Tapi dengan cinta, semua keburukan dimaafkan,” tulis Shahnaz.

Shahnaz seperti kembali ke masa lalu saat Gilang melamar di depan keluarga besarnya. Ia menulis bahwa soal keberanian dan keyakinan untuk menikah dengan Gilang.

“Demi Tuhan, pada tanggal ini, aku menerima lamaranmu. Setelah seminggu saling mengenal, aku terus melamar. Karena ini soal keberanian dan keyakinan untuk menjalani pernikahan. Cinta gunung? Tidak! Karena gunung bisa dipotong dan hilang Hanya seujung kuku Karena kuku selalu tumbuh meski dipotong “Tidak perlu menggoda, bujuk saat merajuk. Nanti kamu baik-baik saja,” tulis Shahnaz.

Shahnaz pun menulis tak pernah menyesal menerima lamaran Gilang 22 tahun silam. Meski Gilang bukan yang terbaik, kata Shahnaz, Gilang adalah sosok yang cocok, utuh dan normal untuknya.

“22 tahun yang lalu, saya tidak menyesal karena saya bertekad untuk menerima lamaran Anda sehingga Anda tidak lagi bebas seperti dulu. Bahkan jika Anda bukan yang terbaik, Anda sudah menjadi hadiah terbaik dari Tuhan untuk menjadikan Anda utuh dan normal. Mari kita jalankan misi jiwa di dunia ini. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi diri saya sendiri,” tulis Shahnaz.

“Dear Bubu Naz,” tulis Shahnaz.

Editor: Endang Oktaviyanti

Ikuti Berita Selebriti di Berita Google